Bersama Personel Gabungan, Kapolda Riau Berjibaku Padamkan Karhutla di Dumai

  • Kamis, 26 Maret 2026 - 17:08 WIB

KLIKMX.COM, DUMAI - Bersama personel gabungan, Kapolda Riau Irjen Dr Herry Heryawan SIK MH MHum berjibaku melakukan pemadaman api dan pendinginan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Kota Dumai, Provinsi Riau, Kamis (26/3/2026).

Hal itu merupakan komitmen kuat Kapolda Riau dalam penanganan karhutla seraya memastikan proses pemadaman dan pendinginan berjalan secara optimal.

Honda Februari 2026

Langkah ini juga dilakukan untuk memastikan setiap titik api, termasuk yang berada di lapisan bawah lahan gambut, dapat ditangani secara menyeluruh.


Penanganan karhutla melibatkan sinergitas lintas sektor yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, serta unsur terkait lainnya. Seluruh personel bekerja secara terpadu dengan menggunakan peralatan pemadaman, guna mempercepat proses pemadaman dan mencegah meluasnya kebakaran.

Kapolda Riau menegaskan bahwa upaya pemadaman harus dilakukan secara maksimal dan berkelanjutan, disertai langkah pendinginan guna mengantisipasi munculnya kembali titik api. Selain itu, aspek keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.

“Laksanakan tugas secara profesional dan utamakan keselamatan. Pastikan seluruh titik api benar-benar padam, termasuk potensi api di bawah permukaan,” tegas Kapolda alumni Akpol 1996 yang kerab disapa Herimen itu.


Ia juga menekankan pentingnya upaya pencegahan melalui patroli terpadu dan peningkatan kesadaran masyarakat, agar tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu terjadinya karhutla.

Kehadiran Kapolda di lokasi diharapkan mampu meningkatkan semangat dan soliditas personel gabungan, sekaligus memastikan bahwa seluruh rangkaian penanganan karhutla di wilayah Dumai dapat berjalan dengan efektif, tuntas, dan terkendali.

Selama kegiatan berlangsung, situasi dalam keadaan aman dan kondusif. Upaya pemadaman dan pendinginan terus dilakukan hingga dipastikan tidak terdapat lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran lanjutan. ***

 



Baca Juga