Mantan Napi Kembali Bertugas, Gubri: Masih Kami Pelajari 


KLIKMX.COM, PEKANBARU--Gubernur Riau,  Syamsuar akhirnya angkat bicara terkait adanya mantan narapidana (Napi) yang dilantik menjadi salah satu pejabat Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Riau.

Gubri mengakui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengaku masih mempelajari hal tersebut.

''Masalag itu masih dipelajari oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD), nanti kalau ada informasi selanjutnya dikabari,'' jelas Gubri.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau Ikhwan Ridwan mengatakan, pihaknya masih mempelajari riwayat hukum pejabat tersebut. Pasalnya, ada beberapa ketentuan yang berlaku terkait masalah hukum bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

''Sepengetahuan kami, hukumannya itu tidak sampai dua tahun. Namun untuk itu masih kami pelajari,'' kata Ikhwan.

Masalah ini mencuat, karena sebelumnya, seorang mantan narapidana yang berstatus  PNS di lingkungan Pemprov Riau. 

Dia dilantik menjadi pejabat eselon di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Riau. Hingga, akhirnya, PNS tersebut belakang diketahui tersangkut masalah hukum akibat penipuan.

Informasinya, PNS berinisial ISL tersangkut masalah hukum akibat penipuan dengan menjanjikan bisa memasukkan orang menjadi pegawai di lingkungan Dinas Perhubungan Riau setelah membayar sejumlah uang.

Atas perbuatannya tersebut, ISL kemudian menjalani persidangan di Pengadilan negeri Pekanbaru. Hingga akhirnya ada keputusan hukum kepada ISL yakni hukuman pidana penjara selama tiga tahun oleh hakim ketua Sarpin Rizaldi SH MH pada 31 Agustus 2016.

ISL dilantik Jumat (7/8/2020) pekan lalu oleh Gubernur  Syamsuar secara virtual bersama 203 pejabat eselon IV lainnya. ISL saat ini menduduki jabatan sebagai Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Riau.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Riau, Asrizal tidak menampik pelantikan ISL. 

Dia juga membenarkan bahwa ada pejabat di lingkungan dinas yang ia pimpin berinisial ISL tersebut.

''Yang bersangkutan baru dilantik kemaren, dibidang pengawasan dia,'' kata Asrizal.***

Jual-Rumah

Baca Juga