108 Guru Honorer Riau Dapat SK dari Gubernur, Apa Bedanya dengan PNS?



KLIKMX.COM, PEKANBARU--Sebanyak 108 orang guru, diberikan Gubernur Riau, Syamsuar surat keputusan (SK) bertempat di halaman Kantor Gubernur, Kamis (25/2/2021).

Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan guru, Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. 

Gubernur berharap semoga yang terpilih menjadi pegawai PPPK menjadi termotivasi dan dapat mengajar lebih baik.

Gear Ramadan

Saat penyerahan SK, Gubri menyampaikan syukur karena pada hari ini dapat menyerahkan SK PPPK secara simbolis perdana di Provinsi Riau yang diserahkan kepada 108 orang peserta penerima SK PPPK di lingkungan Pemprov Riau.

''Alhamdulillah ini penyerahan SK secara simbolis terhadap 108 orang yang sangat luar biasa semua dari guru,'' katanya.

Kepada seluruh yang menerima SK ini, Gubri juga mengingatkan untuk selalu bersyukur walaupun ditengah perjuangan para guru honorer untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) belum berhasil. 

Namun, bagi yang menerima PPPK ini, jelas Gubri, hak dan kewajiban sama saja dengan PNS hanya yang membedakan uang pensiunnya.

''Semua yang diterima oleh pegawai negeri itu haknya adalah sama karena itulah tentunya pagi hari ini patut bersyukur kepada Allah, dari sekian ribu guru honor dan pegawai honor yang ada Provinsi Riau saat ini telah terpilih diamanahkan oleh Allah Tuhan Yang maha kuasa menjadi pegawai PPPK Provinsi Riau,'' ujar Gubri.

Maka, bagi yang menerima SK ini, Gubri mengucapkan selamat. Mudah-mudahan penyerahan SK ini dapat menjadi motivasi untuk mengajar lebih baik mulai dari TK sampai dengan SLTA di Provinsi Riau. Sehingga angka melek huruf yang menjadikan yang menjadi standar dari pemerintah dapat terus ditingkatkan untuk melihat tingkat keberhasilan pendidikan provinsi Riau.

Mengenai keberhasilan pendidikan Provinsi Riau yang menempati urutan ke-4 di Indonesia. Sebut Gubernur merupakan hasil jerih payah semua guru dalam mengajar dengan susah payah ada di kampung-kampung ada di Kecamatan ada juga di ibukota Provinsi.

''Semoga semua ini menjadi amal ibadah di sisi Allah,'' harapnya.

Turut hadir dalam penyerahan SK PPPK tersebut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau Ikhwan Ridwan, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Zul Ikram serta para peserta penerima SK Pengangkatan PPPK di lingkungan Pemprov Riau.

Terkait penyerahan SK ini, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Riau, Zul Ikram berpesan agar para guru yang terpilih pada Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Ia berharap, peran semakin kuat untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dan menjadi garda terdepan di lingkungan pendidikan.

''Penyerahan secara simbolik SK pengangkatan PPPK termasuk dalam undang-undang juga rujukan dari regulasi yang ada, maka pentahapan demi pentahapan telah dilalui,'' katanya.

Mereka yang mendapat SK ini, sambung Kadisdik, sesuai tahapan hingga akhirnya di tahap finalisasi tahapan penting sesuai regulasi dapat diselesaikan dengan penyerahan SK pengangkatan PPPK tersebut. 

''Atas nama Dinas Pendidikan menyampaikan terima kasih kepada BKD segenap unsur terkait finalisasi pentahapan penting sesuai regulasi, alhamdulillah dapat diselesaikan dengan baik patut kita syukuri mudah-mudahan dapat diterima dengan baik,'' lanjutnya.

Ucapan selamat juga disampaikan Kadisdik kepada kepada 108 orang terpilih. Dimana seluruhnya berasal guru honor di lingkungan Dinas Pendidikan Pemprov Riau. 

Apa yang didapat ratusan guru ini, ungkap Kadisdik merupakan tahapan yang tinggi kepada guru-guru untuk mencapai cita-cita status kepegawaian. Selain itu ia berharap agar amanah ini dipegang sebaik-baiknya.

''Tolong jaga integritas pengabdian, ketika melakukan integrasi yang baik yakinilah akan manfaat bagi pengajar. Hal ini juga sangat penting dilakukan karena momen yang penting pantut kita jadikan catatan, kita buktikan memiliki cita-cita yang baik dan meningkatkan kualitas pengabdian,'' ujarnya.

Zul Ikram berharap kepada pegawai yang terpilih untuk tidak menurunkan semangat dalam pengabdian, ia berharap dengan pengangkatan justru semakin meningkat semangat pengabdian kepada anak-anak didik. 

''Harus tetap disiplin saya tidak mau dengar setelah kenaikan pengangkatan status, pengabdian semakin menurun,'' pungkasnya.***

Baca Juga