Sekolah Tatap Muka Dimulai Pekan Ketiga Januari



KLIKMX.COM, PEKANBARU--Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah menerima surat keputusan bersama (SKB), dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait sekolah tatap muka. 

Dalam SKB ini, pemerintah pusat memeberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk memutuskan pelaksanakan sekolah tatap muka. Namun, itu berdasarkan kondisi sebaran covid-19 di wilayah masing-masing. 

"SKB menteri kita sudah terima. Dalam surat itu menjelaskan bahwa untuk buka sekolah atau sekolah tatap muka diatur pemerintah di masing-masing daerah," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas, Ahad (3/1/2020).

Gear Ramadan

Untuk Pemko Pekanbaru sendiri, dikatakan Ismardi masih menunda pelaksanaan sekolah tatap muka. Pelaksanaan ditunda selama dua pekan dari rencana awal pada pekan pertama Januari 2021.

Menurutnya, Pemko Pekanbaru menunda pelaksanaan sekolah tatap muka karena mengantisipasi penyebaran covid-19 pasca libur Natal dan tahun baru. Mobilisasi masyarakat tinggi dalam libur Natal dan tahun baru. 

"Karena kan ini habis libur, banyak orang kemana-mana. Jadi supaya tidak beresiko kita tunda dulu 15 hari dari tanggal 4 ini," terangnya. 

Pihaknya merencanakan sekolah tatap muka ini akan berlangsung pada minggu ketiga Januari 2021. Sekolah tatap muka ini akan berlangsung di seluruh jenjang pendidikan. 

Dalam pelaksanaan nanti, sekolah tatap muka tidak berlangsung setiap hari. Sekolah tatap muka masih terbatas bagi peserta didik. Sekolah tatap muka ini hanya penguatan sistem pembelajaran daring yang selama ini berlangsung. 

Selama sekolah tatap muka berlangsung, sistem pembelajaran daring masih terus digunakan. 

Sekolah tatap muka hanya berlangsung sebanyak tiga kali dalam satu pekan bagi wilayah yang berada di zona hijau. Hal itu melihat kondisi sebaran covid-19 di wilayah pada sekolah tersebut. 

"Ini (sekolah tatap muka) hanya untuk menguatkan daring. Ini bukan sekolah biasa, yang masuk setiap hari. Bisa saja nanti cuma tiga kali seminggu dibuka. Kita lihat berdasarkan zona per kecamatan," jelasnya. 

Sebelum melaksanakan sekolah tatap muka, pihaknya bakal melakukan rapat bersama Satgas Covid-19 Kota Pekanbaru dalam menentukan zonasi sebaran covid per kecamatan. 

Selain itu kesiapan sekolah juga harus dipastikan dalam kelengkapan fasilitas protokol kesehatan. Nantinya juga ada tim pengawas protokol kesehatan di sekolah selama proses sekolah tatap muka berlangsung. ***

Baca Juga