Operasi Tertib Parkir 2022

Langgar Larangan Parkir, 400 Kendaraan Kena Sanksi Gembos Ban

  • Kamis, 24 November 2022 - 13:38 WIB


KLIKMX.COM, PEKANBARU -- Hingga saat ini Operasi tertib parkir tahun 2022 yang digelar Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru masih berlangsung. Alhasil, operasi yang digelar hampir satu bulan ini telah menjaring ratusan kendaraan dari sejumlah ruas jalan. 

Kepala Dishub Kota Pekanbaru Yuliarso, melalui Kepala UPT Perparkiran, Radinal Munandar munandar mengatakan, ada sekitar 400 kendaraan yang terjaring selama operasi berlangsung dari awal November 2022.

Yamaha November

"Untuk sanksi penggembosan ban kendaraan roda empat sudah 250 kendaraan. Untuk roda dua sekitar 150 kendaraan yang digembosi," kata Radinal, Kamis (24/11/2022). 


Ratusan kendaraan ini terjaring dari beberapa ruas jalan oleh tim penindakan. Diantaranya, Jalan Hangtuah, Jalan Jenderal Sudirman sekitaran STC, Jalan Tuanku Tambusai, dan Jalan Diponegoro. 

Mayoritas mereka memarkirkan kendaraan tidak pada tempatnya. Mereka memarkirkan kendaraan di rambu larangan parkir, atau di badan jalan. Tim nantinya bakal menyasar ruas jalan lainnya secara mobile. 

"Memang ada masyarakat yang protes saat kita tindak. Mereka mengaku tidak tahu, sementara di lokasi tersebut jelas terpasang rambu dilarang parkir. Kemudian untuk giat ini juga kami sudah sosialisasikan dari jauh hari," jelasnya. 


Selain menindak kendaraan yang parkir sembarangan, tim juga menindak sejumlah juru parkir (jukir). Ada 15 jukir yang ditindak dan membuat surat pernyataan. 

Mayoritas pelanggaran jukir adalah tidak menggunakan atribut lengkap. Seperti tidak mengenakan rompi yang sesuai, tanda pengenal, maupun tidak memiliki karcis. 

Ada delapan sasaran penertiban yang bakal ditindak, diantaranya parkir di rambu larangan parkir, parkir di marka zig-zag, parkir di rambu larangan berhenti, parkir di trotoar atau lintasan sepeda, parkir di sekitar area zebra cros. 

Kemudian parkir di persimpangan, parkir di halte bus, dan penertiban juru parkir liar serta tidak menggunakan atribut. Dalam operasi ini sebelumnya telah dilakukan berbagai persiapan. Mulai dari pembentukan tim yang bakal turun ke lapangan dan mekanisme lainnya. 

Operasi ini digelar guna memberi efek jera kepada oknum maupun masyarakat yang kerap parkir sembarangan. Selain itu juga guna menertibkan para jukir nakal dan jukir ilegal. ***



Baca Juga