Keran Ekspor Kembali Dibuka, Kapolda Warning Mafia CPO dan Migor



KLIKMX.COM, PEKANBARU -- Merespon ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan minyak goreng (Migor) akan dibuka kembali pada Senin 23 Mei 2022 ini, Kapolda Riau Irjen Pol Muhammad Iqbal memberi peringatan keras terhadap Mafia di Provinsi Riau, agar tidak mencoba main-main.

Irjen Iqbal juga mengajak semua pihak khususnya di Bumi Lancang Kuning, untuk mendukung kebijakan strategis Presiden Jokowi tersebut.

Nmax April connecet 2022

Menurut Irjen Iqbal, dengan dibukanya kembali keran ekspor, pastinya akan dapat lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani sawit di Riau.

Sehingga, masyarakat tentunya juga sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Presiden dan pemerintah yang telah mendengarkan aspirasi mereka.

"Pastinya ini menjadi kabar gembira bagi masyarakat khususnya di Riau," kata Irjen Iqbal, Jumat (20/5/2022).

Irjen Iqbal juga memberikan peringatan keras, bagi para Mafia yang masih berani mencoba melakukan perbuatan penyelewengan.

"Jika ada yang mencoba melakukan pelanggaran kami tidak akan tinggal diam dan akan mengambil langkah tegas bagi siapa saja yang melakukan pelanggaran dengan mencoba mengeruk keuntungan," tegas Jebolan Akpol 1991 ini, mengancam para pelaku penyelewengan.

Maka, untuk mendukung terpenuhinya kepentingan masyarakat, tentunya ketersediaan minyak goreng menjadi hal utama yang harus diprioritaskan.

Sedangkan untuk langkah-langkah pencegahan, Irjen Iqbal berjanji pihaknya akan melakukan pengawasan ketat mulai dari hulu ke hingga hilir. 

"Langkah ini sesuai dengan perintah Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo," ujar mantan Kadivhumas Polri ini.

Kemudian, untuk praktek pengawasan dilapangan pihaknya dari kepolisian, akan  menguatkan pengawasan bersama pemerintah dan stake holder terkait.

"Langkah ini tak lain dilakukan untuk memastikan distribusi minyak goreng sebagai kebutuhan masyarakat, bisa berjalan lancar tanpa kendala. Serta ketersediaan di pasaran, bisa terjamin," jelas Kapolda.

Iqbal mencontohkan, pihaknya Polda Riau dan jajaran langsung bergerak cepat mengambil langkah strategis saat sebelumnya terjadi kelangkaan minyak goreng beberapa waktu lalu.

"Polda Riau sudah berupaya mencarikan solusi atas permasalahan yang terjadi saat itu. Saya langsung ke lapangan melakukan peninjauan proses produksi minyak goreng di salah satu perusahaan di Dumai," ungkapnya.

Karena itu, pihaknya tidak ingin kelangkaan minyak goreng kembali terjadi lagi. Apalagi dengan status Provinsi Riau yang dikenal sebagai penghasil dan lumbungnya minyak sawit. 

"Mari kita sama-sama menjaga jangan sampai ada terjadi penyimpangan," ajak Irjen Iqbal.

Kepada seluruh jajarannya, Irjen Iqbal memerintahkan agar bisa memantau kondisi ketersediaan minyak goreng di pasar. Untuk terus memastikan kondisi dalam keadaan normal. 

"Kepada seluruh jajaran saya, mari kita sama-sama bekerja sesuai domain masing-masing, dan pesan saya kepada perusahaan jangan merugikan masyarakat," pesan Kapolda.

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah mengambil langkah kebijakan dengan mengeluarkan larangan untuk ekspor komoditi andalan Indonesia ini, per 28 April 2022.

Kemudian, merespon keluhan berbagai pihak pada Kamis (19/5/2022) kemarin, Jokowi akhirnya mencabut larangan dengan mengeluarkan pernyataan resmi membuka kembali kran ekspor.

Dalam pernyataannya, Jokowi menjelaskan, dibukanya kembali kegiatan ekspor karena pasokan minyak goreng telah melebihi kebutuhan dalam negeri.

“Saya memutuskan bahwa ekspor minyak goreng akan dibuka kembali pada Senin 23 Mei 2022,” kata Jokowi.***

Jual-Rumah

Baca Juga