Kapolres Kuansing: Jangan Lagi Ada yang Macam-Macam!



KLIKMX.COM, KUANSING --Polres Kuansing tidak main-main dalam memberangus praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) diwilayah hukumnya. Kali ini dua pelaku PETI kembali disikat oleh tim jajaran Polres Kuansing melalui Polsek Kuantan Mudik.

Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto  kepada Klikmx.com, Rabu (24/2) pagi menjelaskan kronologi penangkapan kedua pelak. Sebelumnya  Kapolsek Kuantan Mudik mendapat laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi aktifitas PETI di Desa Muara Petai, Kecamatan Pucuk Rantau pada Selasa (23/2) pagi. 

Selanjutnya Kapolsek Kuantan Mudik, Iptu Faisal Aliza memerintahkan Ps Kanit Reskrim Polsek Kuantan Mudik Aiptu Hainur Rasyid bersama tiga anggota Reskrim Polsek Kuantan Mudik untuk mengecek ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).  Dan benar adanya ternyata ditemukan praktik PETI di wilayah tersebut.

Gear Ramadan

Dua orang pelaku berinisial Z dan ZM diamankan tanpa perlawanan dan diangkut ke Mapolsek berikut berbagai barang bukti turut diamankan.’
’Kedua pelaku langsung diringkus petugas bersama barang buktinya sekali. Keduanya ketangkap basah sedang melakukan aktifitas PETI,’’ujar AKBP Henky.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu unit mesin diesel merek Tianli, pompa air merek NS 100, karpet, spiral, paralon, selang dan dulang plastik bewarna hitam. Semua barang bukti sudah berada di Polsek Kuantan Mudik beserta kedua pelaku.

Sebelumnya, Kamis (18/2) pekan lalu, Polres Kuansing juga menggerebek aktifitas PETI di Desa Seberang Taluk Hilir- Kecamatan Kuantan Tengah. Dalam mengamankan pelaku, petugas terpaksa ditembak oleh petugas kepolisian karena berusaha kabur.
 
Pelaku yang berinisal AS (36) ditangkap saat bekerja di sebuah rakit PETI yang berada di Desa Seberang Taluk Hilir-Kacamatan Kuantan Tengah. 
AS ternyata sudah pernah diproses hukum dengan perkara yang sama pada tahun 2013 yang lalu. Sekarang pelaku nekat kembali mengulangi perbuatan yang jelas-jelas dilarang oleh hukum tersebut.

’’Dia sudah pernah tersangkut kasus yang sama pada 2013 yang lalu,’’ ujar AKBP Hengki.

Usai ditembak pelaku langsung dibawa oleh Tim Opsnal Polres Kuansing ke RSUD Teluk Kuantan untuk mendapatkan perawatan medis guna mengeluarkan peluru yang bersarang di kakinya. Usai menjalani perawatan medis dan operasi pelaku pun langsung dibawa ke Polres Kuansing untuk ditahan bersama dengan barang bukti berupa pekakas mendulang emasnya.’’Sejak Sabtu kemarin pelaku sudah dibawa ke Polres untuk ditahan bersama peralatan dulang emasnya buat barang bukti,’’ pungkas AKBP Hengki.

’’Untuk itu saya mengimbau agar tidak ada lagi yang macam-macam untuk melakukan aktifitas PETI ini. Sudah jelas aktifitas ini melanggar hukum dan resikonya adalah mendekam dibalik jeruji besi,’’ pungkas Kapolres serius.***

Baca Juga