Gendong Tangki Penyemprotan, Pria 63 Tahun Ini Tewas Telentang di Kebun Sawit

  • Selasa, 11 Juni 2024 - 20:43 WIB


KLIKMX.COM, BANGKINANG - Warga Kelurahan Bangkinang, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar mendadak heboh dengan ditemukan seorang pria bernama Ahmad (63) dalam keadaan meninggal dunia di kebun. Tepatnya di Simpang Pulau, Senin (10/6/2024) sekitar pukul 17.00 WIB. 

Pertama kali korban ditemukan oleh Jasman. Sore itu ia merasa curiga, karena korban yang pergi ke kebun sejak pagi belum pulang ke rumah.


“Karena itulah, keluarga langsung merasa curiga dan mencari korban dan ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” terang Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kasat Reskrim AKP Elvin Akbar Putra kepada Pekanbaru MX (Group Klikmx.com), kemarin.


Anggota piket Satreskrim Polres Kampar yang mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya penemuan mayat atas nama Ahmad di kebun di Simpang Pulau Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar langsung ke tempat kejadian perkara (TKP).

“Mendapatkan informasi adanya mayat tersebut, Unit Identifikasi dan piket Satreskrim datang ke TKP dan langsung melakukan olah TKP,” ujar Kasat. 

Dari keterangan saksi-saksi, diperoleh informasi awalnya Senin (10/6/2024) sekitar pukul 08.00 WIB, korban pamit pergi ke kebun sawit.


Sekitar pukul 16.00 WIB, tidak kunjung pulang ke rumah. Pihak keluarga curiga, karena biasanya korban akan kembali ke rumah untuk makan siang.

“Namun korban tidak kembali ke rumah dan keluarga menunggu di rumah hingga sore hari. Namun korban tidak juga pulang,” ungkap Kasat. 

Jasman keluarga korban melakukan pengecekan ke lokasi tempat korban bekerja. Sontak saja ia menemukan korban sudah tidak bernyawa dengan posisi telentang di atas tangki alat penyemprotannya.

“Kita dari tim Inafis Polres Kampar tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi terhadap korban dan dibawa ke rumah duka untuk langsung dilakukan persiapan untuk dikebumikan,” terangnya. 

Pihak keluarga korban tidak bersedia dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan. 

“Karena korban diduga sakit jantung dan meninggal saat melalukan penyemprotan di kebun sawit miliknya,” pungkas Kasat. ***

 



Baca Juga