Pemilu Malaysia Buntu, Raja Malaysia Bertemu Raja-raja Melayu

  • Kamis, 24 November 2022 - 09:31 WIB


KLIKMX.COM, KUALALUMPUR – Pemilihan umum  yang baru dilangsungkan di negeri jiran, Malaysia, tidak menghasilkan titik temu. Para kandidat gagal mencapai perolehan suara mayoritas. Kondisi ini membuat Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah akan menjalankan kewenangannya.

Raja dilaporkan akan bertemu dengan raja-raja Melayu pada Kamis (24/11/2022) hari ini. Raja perlu meminta pandangan para raja setelah tidak adanya ahli Dewan Rakyat yang mendapat kepercayaan mayoritas untuk menjadi perdana menteri ke-10.

Yamaha November

Pengawas Keuangan Rumah Tangga Kerajaan Datuk Seri Ahmad Fadil Syamsuddin dalam keterangan tertulis di Kuala Lumpur, Rabu (23/11/2022), mengatakan Yang di-Pertuan Agong telah memberi izin Istana Negara untuk menyelenggarakan pertemuan raja-raja Melayu tersebut.


Ia mengatakan diskusi khususRraja-raja Melayu itu bertujuan untuk memberi masukan kepada Raja Malaysia agar dapat membuat keputusan demi kepentingan negara dan rakyat. Setelah menerima perwakilan koalisi Pakatan Harapan dan Perikatan Nasional secara terpisah pada Selasa (22/11/2022), Rabu (23/11/2022) pagi, Sultan Abdullah menerima perwakilan dari koalisi Barisan Nasional dan Gabungan Partai Sarawak secara terpisah.

Menurut Ahmad Fadil, sesi menghadap Agong tersebut merupakan kelanjutan dari penyerahan nama-nama calon PM yang disampaikan ketua koalisi partai politik sehari sebelumnya, yang kemudian didapati bahwa tidak ada ahli Dewan Rakyat yang mendapat kepercayaan mayoritas untuk dilantik sebagai PM Malaysia ke-10.

Ia mengatakan proses tersebut selaras dengan Pasal 43 (2)(a) Konstitusi Federal dan bertujuan agar Agong dapat mengambil keputusan untuk mengangkat seorang anggota Dewan Rakyat yang menurutnya dapat memperoleh kepercayaan mayoritas anggota Dewan Rakyat sebagai PM.


Ia mengatakan Agong mengimbau seluruh rakyat untuk tetap istikamah dan tenang hingga proses membentuk pemerintahan baru selesai. “Sesungguhnya, masa depan negara kita terlalu berharga dan sudah sepantasnya kita rencanakan dengan cermat dan teliti,” katanya mengutip pernyataan Agong.(jp group)

 



Baca Juga