Pelaku Pembacokan Belum Tertangkap, Puluhan Warga Datangi Mapolsek



KLIKMX.COM, KUANSING -Puluhan warga Desa Lubuk Ambacang, Hulu Kuantan, mendatangi Mapolsek Kuantan Mudik, Kabupaten Kuansing, Rabu (7/7/2021) siang. 

Kedatangan itu guna mempertanyakan sejauh mana upaya pihak kepolisian dalam memburu pelaku pembacokan yang telah menganiaya korban Rapius dengan sadis.

Setibanya, mereka disambut anggota piket Polsek. Dari keterangan, Kapolsek Iptu Ferry Martianus sedang tidak ada di tempat. Namun warga bersikukuh untuk menunggu kedatangan Kapolsek.

Freego Oktober

Selang tak berapa lama, Kapolsek Hulu Kuantan, Iptu Ferry tiba. Ia langsung menyapa dan mengajak perwakilan warga untuk masuk ke ruangannya untuk menerima aspirasi dari perwakilan warga.

Menurut Hendrianto Chaniago salah satu perwakilan warga yang ikut mendatangi Mapolsek, tujuan kedatangan warga ini hanya ingin mengetahui sejauh mana penanganan Polsek Kuantan Mudik terhadap kasus ini. Sebab, sudah tiga hari sejak kejadian Ahad (4/7/2021) sore, pelaku juga tidak kunjung tertangkap.

''Itu yang menjadi pertanyaan dari tetua-tetua kampung kami. Kenapa belum tertangkap sampai tiga hari ini. Itu makanya kami datang ke Polsek ini bersama perwakilan ninik mamak di kampung kami,'' ujar Hendrianto yang juga aktifis pemuda daerah di Kabupaten Kuansing.

Hendri juga mengaku, jika permintaan warga kepada pihak kepolisian tidak lah banyak. Hanya ingin pelaku segera tertangkap. Sebab, apa yang sudah dilakukan sudah di luar batas rasa kemanusiaan.

''Warga tidak ingin apa-apa. Hanya ingin polisi segera menangkap pelaku. Dan warga sangat mendukung pihak Kepolisian dalam mengungkap kasus ini. Tapi, jika belum tertangkap juga, warga akan terus mendatangi Mapolsek tentu dengan jumlah yang lebih ramai daripada sekarang,'' pungkas Hendri.

Sedangkan kondisi terkini korban Rapius menurut Hendrianto sudah berangsur membaik meski melewati rangkaian pembedahan pihak medis untuk menyatukan kulit akibat tebasan pelaku. Kini korban masih dirawat di RSUD Telukjuantan untuk mendapatkan perawatan medis.


Menyerang Membabi Buta

Sementara itu Meri (28) warga yang ikut hadir di Mapolsek Kuantan Mudik, ternyata juga saksi mata di tempat kejadian pembacokan itu. Meri pun dengan suara terbata kembali mengingat dan bercerita tentang kejadian yang sangat mengerikan itu.

''Kami berlima saat itu, baru saja selesai mendulang emas di tepian Sungai Kuantan di Desa Rantau Sialang. Kami melepas lelah dengan duduk sambil bercerita termasuk Pika, adik korban," ucapnya.

Sedang asyik-asyiknya bercerita tiba-tiba pelaku datang, dengan memegang dua parang sekaligus dan langsung menyerang. Dia menyerang membabi buta sambil mengayunkan kedua parang yang ia pegang. Korban Rapius langsung tersungkur, begitu terkena parang pelaku.

"Pelaku juga mencoba menyerang kami dengan cara yang membabi buta. Kami pun langsung lari menyelamatkan diri masing-masing. Kalau tidak lari kami juga akan terkena tebasan parang dari pelaku," cerita Meri, mengingat kejadian itu.

"Sementara Pika yang tertidur, langsung tersentak dan berteriak minta tolong. Dari jauh kami lihat mulai berdatangan menolong korban. Pelaku yang melihat warga mulai berdatangan langsung pergi meninggalkan lokasi,'' sambung Meri dengan suara lirih.

Menurut Meri, pelaku juga seorang pendulang emas, dan selama ini diketahui tidak pernah ada masalah dengan korban. Karena antara pelaku dengan korban tidak pernah diketahui terlibat komunikasi.

Dirinya mengaku heran, mengapa pelaku begitu tega terhadap korban melakukan penganiayaan sadis seperti itu. Padahal tidak pernah terjadi persinggungan apapun terhadap pelaku.

''Pelaku dan korban tidak ada masalah apa-apa. Berkomunikasi aja tidak pernah. Tapi kenapa pelaku bisa berbuat sadis kepada korban. Itu yang saya herankan,'' ucap Meri.

Jadi Atensi 

Kapolsek Kuantan Mudik, Iptu Ferry Martianus usai menerima perwakilan warga kepada Pekanbaru MX mengaku jika kasus ini sejak awal sudah menjadi kasus yang paling atensi. Sebab, pengejaran pelaku sudah dilakukan sejak hari kejadian. Bahkan sepeda motor pelaku sudah diamankan.

Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah memeriksa ke sejumlah keluarga pelaku untuk mencari keberadaannya. Intinya pihak Kepolisian Polsek Kuantan Mudik telah mengerahkan segala upaya untuk menangkap pelaku.

Untuk itu kepada masyarakat Lubuk Ambacang, Hulu Kuantan dirinya selaku Kapolsek menghimbau agar bersabar dan mempercayakan sepenuhnya proses pengejaran pelaku kepada pihak kepolisian. 

Kapolsek juga meminta kepada masyarakat agar dapat menahan diri dan tidak berbuat sesuatu yang bisa mendatangkan permasalahan baru.

''Kasus ini menjadi atensi kami. Hingga kini masih dilakukan pengejaran. Kami minta masyarakat agar bersabar dan menahan diri dan tidak melakukan sesuatu yang tidak diinginkan. Percayakan kepada kami sepenuhnya. Kami berbuat yang terbaik untuk masyarakat,'' pungkas Iptu Ferry.***

Baca Juga